Senin, 20 Februari 2012

Globalisasi

Globalisasi atau penyejagatan adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit.
Globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu, antar kelompok, dan antar negara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara
Dalam banyak hal, globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara.

Daftar isi

 [sembunyikan] 

[sunting] Pengertian

Menurut asal katanya, kata "globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja (working definition), sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.
Di sisi lain, ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa, sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. Dari sudut pandang ini, globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuk yang paling mutakhir. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Sebab, globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia, bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. Theodore Levitte merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985.
Scholte melihat bahwa ada beberapa definisi yang dimaksudkan orang dengan globalisasi:
  • Internasionalisasi: Globalisasi diartikan sebagai meningkatnya hubungan internasional. Dalam hal ini masing-masing negara tetap mempertahankan identitasnya masing-masing, namun menjadi semakin tergantung satu sama lain.
  • Liberalisasi: Globalisasi juga diartikan dengan semakin diturunkankan batas antar negara, misalnya hambatan tarif ekspor impor, lalu lintas devisa, maupun migrasi.
  • Universalisasi: Globalisasi juga digambarkan sebagai semakin tersebarnya hal material maupun imaterial ke seluruh dunia. Pengalaman di satu lokalitas dapat menjadi pengalaman seluruh dunia.
  • Westernisasi: Westernisasi adalah salah satu bentuk dari universalisasi dengan semakin menyebarnya pikiran dan budaya dari barat sehingga mengglobal.
  • Hubungan transplanetari dan suprateritorialitas: Arti kelima ini berbeda dengan keempat definisi di atas. Pada empat definisi pertama, masing-masing negara masih mempertahankan status ontologinya. Pada pengertian yang kelima, dunia global memiliki status ontologi sendiri, bukan sekadar gabungan negara-negara.

[sunting] Ciri globalisasi

Berikut ini beberapa ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia.
Hilir mudiknya kapal-kapal pengangkut barang antar negara menunjukkan keterkaitan antar manusia di seluruh dunia.
  • Perubahan dalam Konstantin ruang dan waktu. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam, televisi satelit, dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya, sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda.
  • Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multinasional, dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO).
  • Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi, film, musik, dan transmisi berita dan olah raga internasional). saat ini, kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya, misalnya dalam bidang fashion, literatur, dan makanan.
  • Meningkatnya masalah bersama, misalnya pada bidang lingkungan hidup, krisis multinasional, inflasi regional dan lain-lain.
Kennedy dan Cohen menyimpulkan bahwa transformasi ini telah membawa kita pada globalisme, sebuah kesadaran dan pemahaman baru bahwa dunia adalah satu. Giddens menegaskan bahwa kebanyakan dari kita sadar bahwa sebenarnya diri kita turut ambil bagian dalam sebuah dunia yang harus berubah tanpa terkendali yang ditandai dengan selera dan rasa ketertarikan akan hal sama, perubahan dan ketidakpastian, serta kenyataan yang mungkin terjadi. Sejalan dengan itu, Peter Drucker menyebutkan globalisasi sebagai zaman transformasi sosial.

[sunting] Teori globalisasi

Cochrane dan Pain menegaskan bahwa dalam kaitannya dengan globalisasi, terdapat tiga posisi teoritis yang dapat dilihat, yaitu:
  • Para globalis percaya bahwa globalisasi adalah sebuah kenyataan yang memiliki konsekuensi nyata terhadap bagaimana orang dan lembaga di seluruh dunia berjalan. Mereka percaya bahwa negara-negara dan kebudayaan lokal akan hilang diterpa kebudayaan dan ekonomi global yang homogen. meskipun demikian, para globalis tidak memiliki pendapat sama mengenai konsekuensi terhadap proses tersebut.
  • Para globalis positif dan optimistis menanggapi dengan baik perkembangan semacam itu dan menyatakan bahwa globalisasi akan menghasilkan masyarakat dunia yang toleran dan bertanggung jawab.
  • Para globalis pesimis berpendapat bahwa globalisasi adalah sebuah fenomena negatif karena hal tersebut sebenarnya adalah bentuk penjajahan barat (terutama Amerika Serikat) yang memaksa sejumlah bentuk budaya dan konsumsi yang homogen dan terlihat sebagai sesuatu yang benar dipermukaan. Beberapa dari mereka kemudian membentuk kelompok untuk menentang globalisasi (antiglobalisasi).
  • Para tradisionalis tidak percaya bahwa globalisasi tengah terjadi. Mereka berpendapat bahwa fenomena ini adalah sebuah mitos semata atau, jika memang ada, terlalu dibesar-besarkan. Mereka merujuk bahwa kapitalisme telah menjadi sebuah fenomena internasional selama ratusan tahun. Apa yang tengah kita alami saat ini hanyalah merupakan tahap lanjutan, atau evolusi, dari produksi dan perdagangan kapital.
  • Para transformasionalis berada di antara para globalis dan tradisionalis. Mereka setuju bahwa pengaruh globalisasi telah sangat dilebih-lebihkan oleh para globalis. Namun, mereka juga berpendapat bahwa sangat bodoh jika kita menyangkal keberadaan konsep ini. Posisi teoritis ini berpendapat bahwa globalisasi seharusnya dipahami sebagai "seperangkat hubungan yang saling berkaitan dengan murni melalui sebuah kekuatan, yang sebagian besar tidak terjadi secara langsung". Mereka menyatakan bahwa proses ini bisa dibalik, terutama ketika hal tersebut negatif atau, setidaknya, dapat dikendalikan.
Sejarah globalisasi
Banyak sejarawan yang menyebut globalisasi sebagai fenomena di abad ke-20 ini yang dihubungkan dengan bangkitnya ekonomi internasional. Padahal interaksi dan globalisasi dalam hubungan antar bangsa di dunia telah ada sejak berabad-abad yang lalu. Bila ditelusuri, benih-benih globalisasi telah tumbuh ketika manusia mulai mengenal perdagangan antar negeri sekitar tahun 1000 dan 1500 M. Saat itu, para pedagang dari Tiongkok dan India mulai menelusuri negeri lain baik melalui jalan darat (seperti misalnya jalur sutera) maupun jalan laut untuk berdagang. Fenomena berkembangnya perusahaan McDonald di seluroh pelosok dunia menunjukkan telah terjadinya globalisasi.
Fase selanjutnya ditandai dengan dominasi perdagangan kaum muslim di Asia dan Afrika. Kaum muslim membentuk jaringan perdagangan yang antara lain meliputi Jepang, Tiongkok, Vietnam, Indonesia, Malaka, India, Persia, pantai Afrika Timur, Laut Tengah, Venesia, dan Genoa. Di samping membentuk jaringan dagang, kaum pedagang muslim juga menyebarkan nilai-nilai agamanya, nama-nama, abjad, arsitek, nilai sosial dan budaya Arab ke warga dunia.
Fase selanjutnya ditandai dengan eksplorasi dunia secara besar-besaran oleh bangsa Eropa. Spanyol, Portugis, Inggris, dan Belanda adalah pelopor-pelopor eksplorasi ini. Hal ini didukung pula dengan terjadinya revolusi industri yang meningkatkan keterkaitan antar bangsa dunia. berbagai teknologi mulai ditemukan dan menjadi dasar perkembangan teknologi saat ini, seperti komputer dan internet. Pada saat itu, berkembang pula kolonialisasi di dunia yang membawa pengaruh besar terhadap difusi kebudayaan di dunia.
Semakin berkembangnya industri dan kebutuhan akan bahan baku serta pasar juga memunculkan berbagai perusahaan multinasional di dunia. Di Indinesia misalnya, sejak politik pintu terbuka, perusahaan-perusahaan Eropa membuka berbagai cabangnya di Indonesia. Freeport dan Exxon dari Amerika Serikat, Unilever dari Belanda, British Petroleum dari Inggris adalah beberapa contohnya. Perusahaan multinasional seperti ini tetap menjadi ikon globalisasi hingga saat ini.
Fase selanjutnya terus berjalan dan mendapat momentumnya ketika perang dingin berakhir dan komunisme di dunia runtuh. Runtuhnya komunisme seakan memberi pembenaran bahwa kapitalisme adalah jalan terbaik dalam mewujudkan kesejahteraan dunia. Implikasinya, negara negara di dunia mulai menyediakan diri sebagai pasar yang bebas. Hal ini didukung pula dengan perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi. Alhasil, sekat-sekat antar negara pun mulai kabur.]]

[sunting] Reaksi masyarakat

[sunting] Gerakan pro-globalisasi

Pendukung globalisasi (sering juga disebut dengan pro-globalisasi) menganggap bahwa globalisasi dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi masyarakat dunia. Mereka berpijak pada teori keunggulan komparatif yang dicetuskan oleh David Ricardo. Teori ini menyatakan bahwa suatu negara dengan negara lain saling bergantung dan dapat saling menguntungkan satu sama lainnya, dan salah satu bentuknya adalah ketergantungan dalam bidang ekonomi. Kedua negara dapat melakukan transaksi pertukaran sesuai dengan keunggulan komparatif yang dimilikinya. Misalnya, Jepang memiliki keunggulan komparatif pada produk kamera digital (mampu mencetak lebih efesien dan bermutu tinggi) sementara Indonesia memiliki keunggulan komparatif pada produk kainnya. Dengan teori ini, Jepang dianjurkan untuk menghentikan produksi kainnya dan mengalihkan faktor-faktor produksinya untuk memaksimalkan produksi kamera digital, lalu menutupi kekurangan penawaran kain dengan membelinya dari Indonesia, begitu juga sebaliknya.
Salah satu penghambat utama terjadinya kerjasama diatas adalah adanya larangan-larangan dan kebijakan proteksi dari pemerintah suatu negara. Di satu sisi, kebijakan ini dapat melindungi produksi dalam negeri, namun di sisi lain, hal ini akan meningkatkan biaya produksi barang impor sehingga sulit menembus pasar negara yang dituju. Para pro-globalisme tidak setuju akan adanya proteksi dan larangan tersebut, mereka menginginkan dilakukannya kebijakan perdagangan bebas sehingga harga barang-barang dapat ditekan, akibatnya permintaan akan meningkat. Karena permintaan meningkat, kemakmuran akan meningkat dan begitu seterusnya.
Beberapa kelompok pro-globalisme juga mengkritik Bank Dunia dan IMF, mereka berpendapat bahwa kedua badan tersebut hanya mengontrol dan mengalirkan dana kepada suatu negara, bukan kepada suatu koperasi atau perusahaan. Sebagai hasilnya, banyak pinjaman yang mereka berikan jatuh ke tangan para diktator yang kemudian menyelewengkan dan tidak menggunakan dana tersebut sebagaimana mestinya, meninggalkan rakyatnya dalam lilitan hutang negara, dan sebagai akibatnya, tingkat kemakmuran akan menurun. Karena tingkat kemakmuran menurun, akibatnya masyarakat negara itu terpaksa mengurangi tingkat konsumsinya; termasuk konsumsi barang impor, sehingga laju globalisasi akan terhambat dan -- menurut mereka -- mengurangi tingkat kesejahteraan penduduk dunia.

[sunting] Gerakan antiglobalisasi


Antiglobalisasi adalah suatu istilah yang umum digunakan untuk memaparkan sikap politis orang-orang dan kelompok yang menentang perjanjian dagang global dan lembaga-lembaga yang mengatur perdagangan antar negara seperti Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).
"Antiglobalisasi" dianggap oleh sebagian orang sebagai gerakan sosial, sementara yang lainnya menganggapnya sebagai istilah umum yang mencakup sejumlah gerakan sosial yang berbeda-beda. Apapun juga maksudnya, para peserta dipersatukan dalam perlawanan terhadap ekonomi dan sistem perdagangan global saat ini, yang menurut mereka mengikis lingkungan hidup, hak-hak buruh, kedaulatan nasional, dunia ketiga, dan banyak lagi penyebab-penyebab lainnya.
Namun, orang-orang yang dicap "antiglobalisasi" sering menolak istilah itu, dan mereka lebih suka menyebut diri mereka sebagai Gerakan Keadilan Global, Gerakan dari Semua Gerakan atau sejumlah istilah lainnya. [sunting] Globalisasi Perekonomian
Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan, dimana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal, barang dan jasa.
Ketika globalisasi ekonomi terjadi, batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat. Globalisasi perekonomian di satu pihak akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif, sebaliknya juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik.
Menurut Tanri Abeng, perwujudan nyata dari globalisasi ekonomi antara lain terjadi dalam bentuk-bentuk berikut:
  • Globalisasi produksi, di mana perusahaan berproduksi di berbagai negara, dengan sasaran agar biaya produksi menjadi lebih rendah. Hal ini dilakukan baik karena upah buruh yang rendah, tarif bea masuk yang murah, infrastruktur yang memadai atau pun karena iklim usaha dan politik yang kondusif. Dunia dalam hal ini menjadi lokasi manufaktur global.
Kehadiran tenaga kerja asing merupakan gejala terjadinya globalisasi tenaga kerja
  • Globalisasi pembiayaan. Perusahaan global mempunyai akses untuk memperoleh pinjaman atau melakukan investasi (baik dalam bentuk portofolio atau pun langsung) di semua negara di dunia. Sebagai contoh, PT Telkom dalam memperbanyak satuan sambungan telepon, atau PT Jasa Marga dalam memperluas jaringan jalan tol telah memanfaatkan sistem pembiayaan dengan pola BOT (build-operate-transfer) bersama mitrausaha dari manca negara.
  • Globalisasi tenaga kerja. Perusahaan global akan mampu memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai kelasnya, seperti penggunaan staf profesional diambil dari tenaga kerja yang telah memiliki pengalaman internasional atau buruh kasar yang biasa diperoleh dari negara berkembang. Dengan globalisasi maka human movement akan semakin mudah dan bebas.
  • Globalisasi jaringan informasi. Masyarakat suatu negara dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari negara-negara di dunia karena kemajuan teknologi, antara lain melalui: TV,radio,media cetak dll. Dengan jaringan komunikasi yang semakin maju telah membantu meluasnya pasar ke berbagai belahan dunia untuk barang yang sama. Sebagai contoh : KFC, celana jeans levi's, atau hamburger melanda pasar dimana-mana. Akibatnya selera masyarakat dunia -baik yang berdomisili di kota ataupun di desa- menuju pada selera global.
  • Globalisasi Perdagangan. Hal ini terwujud dalam bentuk penurunan dan penyeragaman tarif serta penghapusan berbagai hambatan nontarif. Dengan demikian kegiatan perdagangan dan persaingan menjadi semakin cepat, ketat, dan fair.
Thompson mencatat bahwa kaum globalis mengklaim saat ini telah terjadi sebuah intensifikasi secara cepat dalam investasi dan perdagangan internasional. Misalnya, secara nyata perekonomian nasional telah menjadi bagian dari perekonomian global yang ditengarai dengan adanya kekuatan pasar dunia. [sunting] Kebaikan globalisasi ekonomi
  • Produksi global dapat ditingkatkan
Pandangan ini sesuai dengan teori 'Keuntungan Komparatif' dari David Ricardo. Melalui spesialisasi dan perdagangan faktor-faktor produksi dunia dapat digunakan dengan lebih efesien, output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat, yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan tabungan.
  • Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara
Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Selain itu, konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah.
  • Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri
Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri.
  • Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik
Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang.
  • Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi
Pembangunan sektor industri dan berbagai sektor lainnya bukan saja dikembangkan oleh perusahaan asing, tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta domestik. Perusahaan domestik ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham. dana dari luar negeri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut. [sunting] Keburukan globalisasi ekonomi
  • Menghambat pertumbuhan sektor industri
Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri yang lebih bebas. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tingi untuk memberikan proteksi kepada industri yang baru berkembang (infant industry). Dengan demikian, perdagangan luar negeri yang lebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk memajukan sektor industri domestik yang lebih cepat. Selain itu, ketergantungan kepada industri-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat.
  • Memperburuk neraca pembayaran
Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang impor. Sebaliknya, apabila suatu negara tidak mampu bersaing, maka ekspor tidak berkembang. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi neraca pembayaran. Efek buruk lain dari globaliassi terhadap neraca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar negeri cenderung mengalami defisit. Investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat. Tidak berkembangnya ekspor dapat berakibat buruk terhadap neraca pembayaran. http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Globalisasi&action=edit
  • Sektor keuangan semakin tidak stabil
Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (modal) portofolio yang semakin besar. Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negeri ke pasar saham. Ketika pasar saham sedang meningkat, dana ini akan mengalir masuk, neraca pembayaran bertambah bak dan nilai uang akan bertambah baik. Sebaliknya, ketika harga-harga saham di pasar saham menurun, dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri, neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestik merosot. Ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan ekonomi secara keseluruhan.
  • Memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang
Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu negara, maka dlam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi. Pendapatan nasional dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. Pada akhirnya, apabila globalisasi menimbulkan efek buruk kepada prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang suatu negara, distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk. [sunting] Globalisasi kebudayaan Sub-kebudayaan Punk, adalah contoh sebuah kebudayaan yang berkembang secara global
Globalisasi memengaruhi hampir semua aspek yang ada di masyarakat, termasuk diantaranya aspek budaya. Kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai (values) yang dianut oleh masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat terhadap berbagai hal. Baik nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan aspek-aspek kejiwaan/psikologis, yaitu apa yang terdapat dalam alam pikiran. Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari, bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan. Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan seseorang adalah kesenian, yang merupakan subsistem dari kebudayaan.
Globalisasi sebagai sebuah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu keseluruh dunia (sehingga menjadi budaya dunia atau world culture) telah terlihat semenjak lama. Cikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri dari perjalanan para penjelajah Eropa Barat ke berbagai tempat di dunia ini ( Lucian W. Pye, 1966 ).
Namun, perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif terjadi pada awal ke-20 dengan berkembangnya teknologi komunikasi. Kontak melalui media menggantikan kontak fisik sebagai sarana utama komunikasi antar bangsa. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antar bangsa lebih mudah dilakukan, hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan. [sunting] Ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan
  • Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional.
  • Penyebaran prinsip multikebudayaan (multiculturalism), dan kemudahan akses suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya.
  • Berkembangnya turisme dan pariwisata.
  • Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain.
  • Berkembangnya mode yang berskala global, seperti pakaian, film dan lain lain.
  • Bertambah banyaknya event-event berskala global, seperti Piala Dunia FIFA.

[sunting] Globalisasi perekonomian

Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan, dimana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal, barang dan jasa.
Ketika globalisasi ekonomi terjadi, batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat. Globalisasi perekonomian di satu pihak akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif, sebaliknya juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik.
Menurut Tanri Abeng, perwujudan nyata dari globalisasi ekonomi antara lain terjadi dalam bentuk-bentuk berikut:
  • Globalisasi produksi, di mana perusahaan berproduksi di berbagai negara, dengan sasaran agar biaya produksi menajdi lebih rendah. Hal ini dilakukan baik karena upah buruh yang rendah, tarif bea masuk yang murah, infrastruktur yang memadai ataupun karena iklim usaha dan politik yang kondusif. Dunia dalam hal ini menjadi lokasi manufaktur global.
Kehadiran tenaga kerja asing merupakan gejala terjadinya globalisasi tenaga kerja.
  • Globalisasi pembiayaan. Perusahaan global mempunyai akses untuk memperoleh pinjaman atau melakukan investasi (baik dalam bentuk portofolio ataupun langsung) di semua negara di dunia. Sebagai contoh, PT Telkom dalam memperbanyak satuan sambungan telepon, atau PT Jasa Marga dalam memperluas jaringan jalan tol telah memanfaatkan sistem pembiayaan dengan pola BOT (build-operate-transfer) bersama mitrausaha dari manca negara.
  • Globalisasi tenaga kerja. Perusahaan global akan mampu memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai kelasnya, seperti penggunaan staf profesional diambil dari tenaga kerja yang telah memiliki pengalaman internasional atau buruh kasar yang biasa diperoleh dari negara berkembang. Dengan globalisasi maka human movement akan semakin mudah dan bebas.
  • Globalisasi jaringan informasi. Masyarakat suatu negara dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari negara-negara di dunia karena kemajuan teknologi, antara lain melalui: TV,radio,media cetak dll. Dengan jaringan komunikasi yang semakin maju telah membantu meluasnya pasar ke berbagai belahan dunia untuk barang yang sama. Sebagai contoh : KFC, celana jeans levi's, atau hamburger melanda pasar dimana-mana. Akibatnya selera masyarakat dunia -baik yang berdomisili di kota ataupun di desa- menuju pada selera global.
  • Globalisasi Perdagangan. Hal ini terwujud dalam bentuk penurunan dan penyeragaman tarif serta penghapusan berbagai hambatan nontarif. Dengan demikian kegiatan perdagangan dan persaingan menjadi semakin cepat, ketat, dan fair.
Thompson mencatat bahwa kaum globalis mengklaim saat ini telah terjadi sebuah intensifikasi secara cepat dalam investasi dan perdagangan internasional. Misalnya, secara nyata perekonomian nasional telah menjadi bagian dari perekonomian global yang ditengarai dengan adanya kekuatan pasar dunia.

[sunting] Kebaikan globalisasi ekonomi

  • Produksi global dapat ditingkatkan
Pandangan ini sesuai dengan teori 'Keuntungan Komparatif' dari David Ricardo. Melalui spesialisasi dan perdagangan faktor-faktor produksi dunia dapat digunakan dengan lebih efesien, output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat, yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan tabungan.
  • Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara
Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Selain itu, konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah.
  • Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri
Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri.
  • Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik
Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang.
  • Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi
Pembangunan sektor industri dan berbagai sektor lainnya bukan saja dikembangkan oleh perusahaan asing, tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta domestik. Perusahaan domestik ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham. dana dari luar negeri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut.

[sunting] Keburukan globalisasi ekonomi

  • Menghambat pertumbuhan sektor industri
Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri yang lebih bebas. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tingi untuk memberikan proteksi kepada industri yang baru berkembang (infant industry). Dengan demikian, perdagangan luar negeri yang lebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk memajukan sektor industri domestik yang lebih cepat. Selain itu, ketergantungan kepada industri-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat.
  • Memperburuk neraca pembayaran
Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang impor. Sebaliknya, apabila suatu negara tidak mampu bersaing, maka ekspor tidak berkembang. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi neraca pembayaran. Efek buruk lain dari globaliassi terhadap neraca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar negeri cenderung mengalami defisit. Investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat. Tidak berkembangnya ekspor dapat berakibat buruk terhadap neraca pembayaran.
  • Sektor keuangan semakin tidak stabil
Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (modal) portofolio yang semakin besar. Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negeri ke pasar saham. Ketika pasar saham sedang meningkat, dana ini akan mengalir masuk, neraca pembayaran bertambah bak dan nilai uang akan bertambah baik. Sebaliknya, ketika harga-harga saham di pasar saham menurun, dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri, neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestik merosot. Ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan ekonomi secara keseluruhan.
  • Memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang
Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu negara, maka dlam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi. Pendapatan nasional dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. Pada akhirnya, apabila globalisasi menimbulkan efek buruk kepada prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang suatu negara, distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk.

[sunting] Globalisasi kebudayaan

Sub-kebudayaan Punk, adalah contoh sebuah kebudayaan yang berkembang secara global.
Globalisasi memengaruhi hampir semua aspek yang ada di masyarakat, termasuk diantaranya aspek budaya. Kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai (values) yang dianut oleh masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat terhadap berbagai hal. Baik nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan aspek-aspek kejiwaan/psikologis, yaitu apa yang terdapat dalam alam pikiran. Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari, bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan. Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan seseorang adalah kesenian, yang merupakan subsistem dari kebudayaan.
Globalisasi sebagai sebuah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu keseluruh dunia (sehingga menjadi budaya dunia atau world culture) telah terlihat semenjak lama. Cikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri dari perjalanan para penjelajah Eropa Barat ke berbagai tempat di dunia ini ( Lucian W. Pye, 1966 ).
Namun, perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif terjadi pada awal ke-20 dengan berkembangnya teknologi komunikasi. Kontak melalui media menggantikan kontak fisik sebagai sarana utama komunikasi antar bangsa. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antar bangsa lebih mudah dilakukan, hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan.

[sunting] Ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan

  • Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional.
  • Penyebaran prinsip multikebudayaan (multiculturalism), dan kemudahan akses suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya.
  • Berkembangnya turisme dan pariwisata.
  • Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain.
  • Berkembangnya mode yang berskala global, seperti pakaian, film dan lain lain.
  • Bertambah banyaknya event-event berskala global, seperti Piala Dunia FIFA.
  • Persaingan bebas dalam bidang ekonomi
  • Meningkakan interaksi budaya antar negara melalui perkembangan media massa

[sunting] Dampak globalisasi

Dampak positif globalisasi antara lain:
  • Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan
  • Mudah melakukan komunikasi
  • Cepat dalam bepergian (mobilitas tinggi)
  • Menumbuhkan sikap kosmopolitan dan toleran
  • Memacu untuk meningkatkan kualitas diri
  • Mudah memenuhi kebutuhan
Dampak negatif globalisasi antara lain:
  • Informasi yang tidak tersaring
  • Perilaku konsumtif
  • Membuat sikap menutup diri, berpikir sempit
  • Pemborosan pengeluaran dan meniru perilaku yang buruk
  • Mudah terpengaruh oleh hal yang tidak sesuai dengan kebiasaan atau kebudayaan suatu negara

Belajar HTML

Ini merupakan artikel pertama yang saya tulis di website saya ini. Karena diwebsite ini saya akan membagi-bagikan ilmu apa aja tentang pembuatan website, maka kita pelajari biangnya dulu, dasar dari semua dasar pembuatan website yaitu HTML.
HTML (Hypertext Markup Language) merupakan bahasa yang digunakan untuk membuat website. Menggunakan tag untuk mendeklarasikan sesuatu dan tag tersebut tidak ditampilkan tetapi tag tersebut memberi tahu browser bagaimana cara menampilkan dokumen website. Serta dapat saling berhubungan dengan dokumen HTML lain yang dikenal dengan istilah link.
Suatu halaman website sebenarnya hanya sebuah halaman teks, jika anda menggunakan browser internet explorer dan anda mengklik view - source, maka anda dapat melihat teks dari web tersebut. Tetapi teks tersebut diterjemahkan oleh browser menjadi halaman website yang enak dilihat. Teks merupakan bahasa universal bagi komputer, yang berarti setiap dokumen teks (termasuk website) yang anda buat melalui Windows dapat dibaca di sistem perasi lain seperti Mac OS, Linux, Unix dan lainnya.
HTML dan hal-hal yang berkaitan dengan website distandarisasi oleh sebuah badan yang disebut World Wide Web Consortium (W3C). Standard terbaru, konsep dan proposal mengenai starndarisasi web dapat dilihat di http://www.w3.org. Standar untuk HTML terbaru adalah HTML 4.0 yang telah didukung oleh bermacam-macam browser seperti Microsoft Internet Explorer, Netscape Navigator, Opera, Mozilla, Safari dan masih banyak lagi. Browser menterjemahkan tag yang terdapat pada dokumen HTML. Kita akan segera membicarakan mengenai tag.
Suatu halaman web merupakan file teks yang berarti anda dapat membuatnya hanya dengan menggunakan notepad saja. Bahkan jika anda masih pertama kali mempelajari HTML, notepad merupakan alat yang tepat. Saya menyarankan untuk menggunakan editplus karena menurut saya enak aja dipakainya, tetapi anda bebas menggunakan teks editor lain.
Jika anda baru pertama kali mengenal HTML, hindari Program WYSIWIG (What You See Is What You Get) seperti Dreamweaver atau Frontpage/Web Expression. Program-program ini memang memudahkan anda membuat website tetapi anda akan kurang memahami HTML, gunakan Frontpage atau Dreamweaver apabila anda sudah paham mengenai HTML.
Sekarang buka saja notepad anda dan kita mulai.

Kode HTML pertama

Buka notepad dan tuliskan kode dibawah ini
Hello World
Simpan file tersebut dengan nama hello.html didalam suatu folder (misal c:\webku) dan buka file HTML tersebut dengan browser kesukaan anda. Hasilnya seperti ini:
Hello <b>World!!</b>
Oke jadi apa yang dimaksud oleh "<" dan ">", ketika anda menuliskan sesuatu diantara tanda "<" dan ">" maka anda membuat sesuatu yang disebut dengan tag, kalau anda lihat dikamus bahasa inggris tag artinya tanda/label. Sebagai contoh tag <b> maksudnya untuk memulai huruf tebal (bold) dan tag </b> merupakan tag penutup untuk menghentikan huruf tebal.
Sebuah halaman HTML yang baik harus memiliki tag <head> dan <body>, tapi kita akan membicarakan masalah ini belakangan. Yang penting sekarang pahami dulu mengenai tag HTML. Sekarang akan kita pelajari lebih jauh mengenai tag HTML.
Tag HTML dibagi menjadi dua, yaitu tag HTML yang memiliki penutup (containers) atau yang berdiri sendiri (standalone).

Containers

Kebanyakan tag HTML adalah containers (kita sebut containers saja sebab sulit mencari terjemahannya dalam bahasa Indonesia) yang berarti tag tersebut memiliki pembuka (batas awal) dan penutup (batas akhir). Teks yang berada diantara tag pembuka dan penutup akan berubah sesuai dengan fungsi dari tag tersebut. Perhatikan contoh berikut:
Hello <i>World!!</i><br>
Hasil:
Hello World!!
Tag <i> berguna untuk memiringkan teks (italic) tag <i> memiliki penutup yaitu </i>. Tag penutup selalu ditandai dengan "/". Contoh diatas terdapat teks World!! diantara tag pembuka <i> dan tag penutup </i> sehingga menghasilkan tulisan World!! yang miring. Tag pembuka memiliki atribut tetapi tag penutup tidak memiliki atribut.

Standalone Tag

Beberapa tag tidak memerlukan penutup sebab tag tersebut hanya berfungsi untuk menempatkan sebuah elemen pada halaman web. Sebagai contoh tag <img> yang merupakan tag untuk memasang sebuah gambar didalam halaman web. Tag lain yang tidak memiliki penutup adalah <br> yang berguna untuk memberi jarak antar teks dan tag <hr> untuk memberi garis. Tag HTML cukup banyak jumlahnya, anda dapat mencarinya dibuku-buku atau mencarinya melalui google untuk mengetahui apa saja jenis tag HTML. Tapi saya akan beritahu yangpenting-penting saja.

Atribut

Atribut dipasang didalam tag pembuka untuk menambahkan fungsi dari tag tersebut. Setiap tag memiliki beberapa atribut dan dipasang sesudah nama tag dibatasi oleh spasi. Urutan atribut tidak perlu diperhatikan. Kebanyakan atribut memiliki nilai yang dipanggil dengan menggunakan tanda "=" sesudah nama atribut. Bingung? coba kode berikut ini dijamin anda mengerti:
Hello <font face="verdana" size="2" color="red">World!!</font>
Hasilnya:
Hello World!!
Tulisan World!! terletak ditengah tag <font> nah tag <font> memiliki atribut face, size dan color yang dapat anda ubah nilainya. Cobalah untuk mengubah ukuran (size) menjadi 3 atau jenis fontnya ubahlah dari verdana menjadi arial. Kira-kira seperti itu kegunaan atribut. Bagaimana? lanjut?

HTML Entity

Jika anda ingin menuliskan karakter khusus dalam web, maka anda perlu menulisnya menggunakan kode khusus. Kode khusus ini dikenal dengan istilah HTML entity. Sebagai contoh anda ingin menulis seperti ini:
Saya belajar      web
Anda lihat ada jarak spasi antara belajar dan web. Anda tidak bisa membuat spasi dengan menekan tombol space bar berkali-kali. Meskipun pada kode HTML hasilnya terdapat jarak namun browser hanya membacanya sekali, jadi sebanyak apapun space bar yang tekan browser hanya membacanya satu spasi. Lalu bagaimana caranya? Spasi dalam HTML memiliki kode HTML entity yaitu &nbsp; jadi untuk membuat seperti contoh diatas anda perlu menulisnya seperti ini:
Saya belajar&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;web
HTML entity selalu diawali dengan "&" dan diakhiri dengan ";" ada banyak sekali HTML entity anda dapat mencarinya, dan lagi-lagi saya akan menyuruh anda mencarinya sendiri melalui google.

Struktur Dokumen HTML

Tadi sudah saya katakan bahwa HTML yang baik memiliki tag <head> dan <body>. <head> mendefiniskan bagian header dari dokumen HTML yang berisi informasi mengenai dokumen HTML tersebut. Tag <head> tidak memiliki atribut tetapi memiliki container khusus didalam header seperti <base>, <meta>, dan <title>. Tag <body> mendefinisikan awal dari isi website dan ditutup dengan </body>. Tag <body> berisi isi dokumen yang akan tampil di browser anda. Oke sekarang cobalah kode berikut ini:
<html>
<head>
<title>Your title</title>
</head>
<body bgcolor="#cccccc">
Hello <b>World!!</b>
</body>
</html>
Hasilnya didalam Microsoft Internet Explorer :
Contoh HTML dasar
Anda lihat teks yang berada diantara tag <title> muncul dibagian atas browser. Apapun yang anda tulis diantara tag <body> akan muncul sebagai isi dari website anda. Jika anda lihat terdapat tag <body bgcolor="#cccccc"> bgcolor merupakan atribut dari <body> yang berguna untuk memberi warna pada background halaman website. Pelajari dan pahami kode tersebut maka anda akan mudah untuk mempelajari kode selanjutnya.

Susun file Anda

Sangat penting untuk meletakkan file-file HTML anda. Akan lebih baik jika anda membuat folder untuk meletakkan file-file HTML dan didalamnya anda membuat subfolder (misalnya images) untuk menyimpan file-file gambar. Semakin sering anda membuat website anda akan semakin berpengalaman dan mengetahui teknik dalam menyusun file. Jadi ini tergantung pengalaman anda.

index.html

Ketika anda membuka dhimasronggobramantyo.com/belajar.html maka otomatis browser akan membuka file belajar.html. Tetapi jika kita membuka dhimasronggobramantyo.com saja, file apa yang dibuka? Semua server web otomatis akan mencari file index.html.
Karena itu jika website anda memiliki banyak halaman, anda harus memiliki sebuah file index.html yang akan menjadi halaman pertama dari website anda.
Oke, sekarang kita pelajari tag-tag HTML yang penting. Semua kode HTML berikut ini harus ditulis didalam tag <body>

Teks dan Paragraf

Header/judul akan membuat mata pembaca tertuju pada judul dan tertarik untuk membacanya. Dengan menggunakan tag heading maka search engine dapat membaca seberapa penting isi dari suatu website.
Heading merupakan container yang diawali dengan tag <h1> dan ditutup dengan tag </h1>. Ada 6 level heading mulai dari h1 sampai h6.
Cobalah kode berikut ini:
<h1>My First HTML</h1>
<h2>My First HTML</h2>
<h3>My First HTML</h3>
<h4>My First HTML</h4>
<h5>My First HTML</h5>
<h6>My First HTML</h6>
Hasil:
Contoh penggunaan tag Heading
Saya rasa anda dapat dengan mudah memahami kode tersebut, sekarang kita coba tag HTML penting lainnya. <p> digunakan untuk membuat paragraf, ini merupakan salah satu tag yang banyak digunakan, tag penting lainnya adalah <b> untuk menebalkan,<i> untuk memiringkan dan <u> untuk garis bawah
Sekarang coba kode berikut ini:
<p>Halo, nama saya <b>Budi</b> dan 
saya ingin belajar HTML.</p>
<p>Ini merupakan <i>kode HTML pertama saya</i> dan saya 
belajar untuk <u>memformat</u> teks dalam HTML </p>
Bagaimana hasilnya? silahkan anda coba sendiri, jika anda selalu melihat contoh dihalaman ini, anda tidak akan mencoba :)
Beberapa tag mempunyai atribut ALIGN, termasuk <p> dan <h1> - <h6>. ALIGN berguna untuk membuat teks rata kiri, tengah atau kanan. Cobalah kode berikut:
<h1 align="center">Nama saya Jono</h1>
<p>Halo nama saya Jono dan saya lagi belajar HTML</p>
<p align="right">James, 2006</p>
Hasilnya:
Contoh penggunaan Alignment
Anda dapat mengubah jenis huruf, ukuran dan warna. Untuk mengubah huruf digunakan tag <font>, tag <font> memiliki atribut seperti face, size dan color. Contoh:
<p><font face="Arial" size="2" color="#FF0000">Nama 
saya</font>
<b>Bambang</b><font face="Arial" size="2"> 
dan </font><font face="Tahoma">saya cinta rupiah</font></p>
Silahkan anda coba sendiri untuk melihat seperti apa hasilnya
Didalam HTML, untuk memberi jarak anda tidak bisa hanya menekan "enter" saja. Untuk memberi jarak perbaris kita perlu tag HTML yaitu <br> sedangkan untuk spasi seperti yang sudah saya jelaskan tadi, kita perlu menggunakan HTML entity / character entity, untuk spasi character entitynya adalah &nbsp;. Langsung saja coba kode berikut ini:
<p>Baris 1<br>Baris 2<br>Baris&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; 3<br>Baris 
<b>4</b></p>
Hasil:
Baris 1
Baris 2
Baris     3
Baris 4
Untuk memberikan garis horisontal digunakan tag <hr>. Tag <hr> memiliki beberapa atribut. Tag <hr> tidak memerlukan tag penutup jadi tag <hr> merupakan standalone tag. Coba contoh berikut ini:
<p>Halo nama saya Telo</p>
<hr width="25%" align="justify">
<p>Saya lagi belajar membuat garis horisontal.</p>
<hr size="4" align="justify">
<p>Matur nuwun</p>
<hr size="3" noshade color="#000000" width="25%" align="justify">
Hasil:
Contoh penggunaan Horizontal Rules
Seperti yang anda lihat, anda bisa memasang banyak atribut dalam satu tag. Pada tag <hr> terdapat atribut yang tidak memiliki nilai yaitu noshade. Memang dalam beberapa tag HTML terdapat atribut-atribut yang tidak memiliki nilai. Salah satunya adalah noshade yang berarti menghilangkan bayangan pada garis. Anda dapat melihat perbedaan tag <hr> yang menggunakan noshade dengan yang tidak pada kode diatas.
Bagaimana? mudah kan belajar HTML, jangan senang dulu sekarang kita akan mempelajari yang lebih sulit

Links

Oke anda telah membuat banyak halaman HTML, sekarang bagaimana caranya anda berpindah dari satu halaman ke halaman yang lain? Apakah saya perlu menuliskan alamatnya di browser? Link adalah jawabannya. <a> merupakan tag HTML untuk membuat link agar kita dapat berpindah ke halaman lain. Tag <a> memiliki atribut yang sangat penting yaitu href. Langsung saja coba kode berikut ini:
My <a href="http://www.dhimasronggobramantyo.com">Homepage</a>
Hasil:
Jika anda lihat, maka teks homepage telah berubah menjadi link, jika anda klik maka browser akan menuju alamat yang tertera pada atribut href. Sekarang jika anda memiliki banyak file HTML dalam satu folder, apakah saya perlu menggunakan http:// untuk melinknya? tentu tidak anda cukup menulis nama filenya saja, asalkan file tersebut berada satu folder dengan file yang berisi link. Contoh:
My <a href="contact.html">homepage</a>
Hasil:
Jika anda klik, maka browser akan membuka file contact.html yang berada pada satu folder. Bagaimana jika filenya berada difolder lain? gampang, gunakan kode berikut:
My <a href="folder/contact.html">homepage</a>
Hasil:
Jika anda ingin ketika link diklik dan halaman tersebut muncul pada jendela browser yang baru, gunakan atribut target="_blank" seperti ini:
My <a href="http://www.dhimasronggobramantyo.com" 
target="_blank">homepage</a>
Oke silahkan anda coba sendiri untuk melihat hasilnya, sekarang kita akan belajar tentang images

Images

Pertengahan tahun 90'an website-website yang ada tidak memiliki gambar, karena browser yang ada tidak memiliki kemampuan untuk menampilkan gambar. Tetapi sekarang website tanpa gambar akan terlihat membosankan, tetapi website dengan banyak gambar akan terlihat menyebalkan, nah lo. Jadi gunakan gambar seperlunya, keluarkan semua imajinasi dan nilai seni anda untuk dapat membuat website yang nyaman dilihat. Saya tidak akan mengajarkan bagaimana cara membuat gambar disini, ada kategori lain diwebsite ini untuk belajar mendesain, anda dapat belajar menggunakan Photoshop. Gambar yang dipasang di website disarankan menggunakan bertipe file gif atau jpg. Untuk memasang image anda memerlukan tag <img>. Tag <img> tidak memerlukan penutup dan memiliki atribut src untuk mengambil gambar dari suatu alamat. Coba contoh berikut ini:
<img src="images/artikel/introhtml_02.gif" width="313" height="43" 
alt="Contoh Gambar">
Hasil:
Contoh Gambar
Atribut src disini sama dengan atribut href pada tag <a> yang berisi alamat posisi gambar. Pada contoh kode diatas anda memiliki gambar introhtml_02.gif yang berada pada folder images. Jika anda tidak memiliki file tersebut maka gambar tidak ditampilkan. Atribut width dan height merupakan opsional, tapi saya sarankan untuk mencantumkannya agar browser mengetahui ukuran gambar apabila gambar gagal ditampilkan. Atribut alt berguna untuk menampilkan teks pada gambar jika gambar gagal ditampilkan atau belum selesai ditampilkan. Anda dapat memberikan garis tepi pada gambar dengan menambahkan atribut border
<a href="http://www.dhimasronggobramantyo.com">
<img border="1" src="images/introhtml_02.gif" width="313" 
height="43"></a>
Hasil:

Komentar

Anda dapat menuliskan komentar dikode HTML, komentar berguna apabila anda ingin kembali mengutak-atik kode maka anda ingat kode tersebut fungsinya apa. Komentar hanya untuk memudahkan anda saja. Komentar tidak ditampilkan oleh browser. Untuk menulis komentar diawali dengan <!-- dan diakhiri dengan --> lihat contoh berikut ini:
<!--Kode untuk menampilkan nama saya-->
<p>Nama saya <b>Dhimas</b></p>

List

Tag list berguna untuk menampilkan list-list. Ada 3 macam jenis list pada HTML. Yang pertama adalah Unordered List <ul>:
<ul>
  <li>List 1</li>
  <li>List 2</li>
  <li>List 3</li>
</ul>
Hasil:
  • List 1
  • List 2
  • List 3
Tag <ul> merupakan tag pembuka. Diantara tag <ul> Anda dapat menambahkan tag <li> untuk setiap list yang akan ditampilkan. Tag list lainnya adalah Ordered List <ol> Anda dapat menggunakannya sama seperti tag <ul> Contoh:
<ol>
  <li>List 1</li>
  <li>List 2</li>
  <li>List 3</li>
</ol>
Hasil:
  1. List 1
  2. List 2
  3. List 3
Jika anda ingin memulai list tidak dari nomor satu tambahkan atribut start. Contoh:
<ol start="3">
  <li>List 1</li>
  <li>List 2</li>
  <li>List 3</li>
</ol>
Hasil:
  1. List 1
  2. List 2
  3. List 3
Tabel merupakan hal yang paling penting dalam membuat interface website anda. Dengan tabel anda dapat memecah layout website menjadi beberapa kolom atau baris. Dengan tabel halaman website anda akan lebih rapih.
Table merupakan tag html terumit, karena didalam tag table terdapat tag-tag lainnya. Dan table sangat penting. Karena itu sebelum meneruskan, tarik nafas dalam-dalam dan konsentrasi.
Untuk membuat tabel maka diperlukan tag-tag dasar seperti ini :
  • <TABLE></TABLE>--Tag ini merupakan containers untuk membuat tabel.
  • <TR></TR>--Didalam tabel tag ini berfungsi untuk membuat baris.
  • <TD></TD>--Tag untuk membuat kolom. didalam tag <tr> harus terdapat tag <td>, anda bisa menambahkan banyak tag <td> didalam <tr> untuk membuat kolom.
  • <TH></TH>--Sama dengan <td> hanya saja berfungsi sebagai header, biasanya digunakan pada baris pertama didalam tabel.
Setiap tag tabel tersebut memiliki banyak atribut. Oke langsung saja coba kode berikut ini:
Contoh:
<table border="1" width="60%">
<tr>
<td>Contoh Table</td>
</tr>
</table>
Hasilnya:
Contoh Tabel
Tabel diawali dengan tag <table> dan biasanya memiliki atribut border. Jika border="0" maka garis pada tabel tidak ditampilkan. Biasanya jika kita tidak menampilkan atribut border maka otomatis tabel tersebut juga tidak memiliki garis. <table> memiliki atribut cellpadding untuk memberi jarak didalam kolom dan cellspacing untuk memberi jarak antara kolom. Coba kode berikut ini:
<table border="1" width="200" cellpadding="4" cellspacing="5">
<tr>
<td width="100">Cell 1</td>
<td width="100">Cell 2</td>
</tr>
</table>
Hasil:
Cell 1
Cell 2
Coba anda ubah nilai dari atribut cellpadding dan cellspacing untuk melihat perbedaannya, cobalah untuk mengutak-atik kode diatas dengan mengubah nilai-nilai atributnya.
Setiap tabel memiliki baris dengan menggunakan tag <tr>. Didalam baris perlu sebuah kolom atau lebih, kolom dibuat dengan menggunakan tag <td>. Untuk lebih jelasnya cobalah kode berikut ini:
<table border="1" width="200" cellpadding="2">
 <tr>
  <td width="100" align="center" bgcolor="#C0C0C0"><b>Header</b></td>
  <td width="100" align="center" bgcolor="#C0C0C0"><b>Header</b></td> /
 </tr>
 <tr>
  <td width="100">cell 1</td>
  <td width="100">cell 2</td>
 </tr>
 <tr>
  <td width="100">cell 3</td>
  <td width="100">cell 4</td> /
 </tr>
</table>
Hasil:
Header
Header
cell 1
cell 2
cell 3
cell 4
Bagaimana anda mengerti maksudnya kode diatas, coba anda pahami dulu. Pada kode diatas terdapat atribut bgcolor yang berguna untuk memberi warna pada background. Didalam kolom <td> anda dapat menuliskan kode HTML apa saja, bahkan anda dapat memasang tag <table> didalamnya, yang berarti anda memasang tabel didalam tabel. Contoh lainnya:
<table border="1" width="200" cellpadding="2">
<tr>
<td width="100" align="center" bgcolor="#C0C0C0"><b>Header</b></td>
<td width="100" align="center" bgcolor="#C0C0C0"><b>Header</b></td>
</tr>
<tr>
<td width="100" rowspan="2" valign="top">cell 1</td>
<td width="100">cell 2</td>
</tr>
<tr>
<td width="100">cell 4</td>
</tr>
</table>
Hasilnya:
Header
Header
cell 1
cell 2
cell 4
Anda lihat ada atribut rowspan="2" ini berguna untuk menggabungkan 2 baris menjadi satu, jika anda ingin menggabungkan lebih dari 2 baris, ubah saja nilainya. Bagaiman susah? coba anda pelajari terus. Jika sudah coba anda pahami kode berikut ini:
<table border="0" width="200" cellpadding="2" cellspacing="1" bgcolor="#000000">
<tr>
<td width="100" align="center" bgcolor="#C0C0C0"><b>Header</b></td>
<td width="100" align="center" bgcolor="#C0C0C0"><b>Header</b></td>
</tr>
<tr>
<td width="100" valign="top" bgcolor="#CCCCCC" align="left">Left</td>
<td width="100" bgcolor="#CCCCCC" align="right">Right</td>
</tr>
<tr>
<td width="200" valign="top" colspan="2" bgcolor="#FFFFFF" align="center">
Table is cool</td>
</tr>
<tr>
<td width="200" valign="top" colspan="2" bgcolor="#FFFFFF" align="center">
But it's not easy</td>
</tr>
</table>
Hasil:
Header
Header
Left
Right
Table is cool
But it's not easy
Anda sudah mengetahui dasar-dasar HTML. Masih banyak lagi tag-tag HTML lainnya seperti frames dan form. Saya akan mengajarkan frames diartikel lainnya, tetapi frames harus dihindari dalam membuat website, alasan utama apa yang ada didalam frames tidak terbaca oleh Search Engine. Tag form hanya dibutuhkan apabila anda membuat website dinamis menggunakan bahasa pemrograman web seperti PHP, ASP, Perl atau JSP.
Sekarang kita akan membicarakan tag <META>. Tag <META> digunakan agar search engine mengenal dan dapat mengkategorisasikan website anda, gampangnya agar search engine mengetahui website anda isinya tentang apa. Tetapi tidak semua search engine membaca tag <META> tetapi sebagian besar membaca tag ini, jadi kita perlu menyertakannya pada website kita. Tag <META> berada diantara tag  <head> bukan <body> yang berarti isi tag tersebut tidak ditampilkan dibrowser.
Sebenarnya apa sih kegunaan Search Engine dan apa pengaruhnya untuk website? Saya akan jelaskan secara gampang, anda memiliki website katakan websitesaya.com, nah bagaiman milyaran pengguna internet dapat mengetahui kalau ada sebuah situs websitesaya.com diantara ratusan juta situs lainnya. Pengguna internet banyak yang melakukan pencarian melalui search engine seperti google atau yahoo. Jika mereka melakukan pencarian dan situs anda muncul pada hasil pencarian tersebut, maka anda mendapatkan pengunjung yang mengunjungi website anda. Bagaimana agar website saya ada di google atau search engine lainnya? ya dengan menggunakan <META> maka search engine akan mengenali website anda. Sebenarnya prosesnya jauh lebih rumit, search engine memiliki perhitungannya sendiri seperti ranking, backlink, recipocal link, tetapi kita ambil gampangnya saja.
Oke anda sudah mengerti pentingnya tag <META>Tag <META> memiliki atribut yang paling penting Keywords dan DESCRIPTION dimana kita memasukkan deskripsi dan kata kunci yang berhubungan dengan website kita.
Sebagai contoh misalnya kita memiliki website kecoak.com yang berisi bagaimana cara memelihara dan beternak kecoa. Maka kira-kira kita perlu membuat meta seperti ini:
<html>
<head>
<META content="kecoak.com" name=AUTHOR>
<META content="Cara memelihara dan beternak kecoak." name=description>
<META content="kecoak, beternak, memelihara, coro, ternak, pelihara" name=keywords>
<META content="INDEX, FOLLOW" name=ROBOTS>
<META http-equiv="Content-Language" content="en-us">
<META http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=windows-1252">
<title>Ternak Kecoak</title>
</head>
Kira-kira seperti itu, ok anda telah mempelajari HTML, sekarang anda tinggal turun gunung dan mempraktekkan apa yang sudah dipelajari. Teruslah mencoba agar anda semakin ahli.

Asyiknya Belajar Sains

Sebagai orang-orang yang berkecimpung dalam dunia pendidikan, kita tentu mengetahui benar bahwa ada mata pelajaran tertentu yang dianggap sulit, tidak memiliki daya tarik bagi sebagian siswa/anak didik. Matematika, sains alam, sains sosial dan Bahasa Inggris biasanya menduduki peringkat tertinggi dalam urusan “ditakuti dan dibenci siswa”. Keresahan guru pemegang mata pelajaran ini bukan lagi menjadi hal yang rahasia. Kenyatannya nilai ujian keempat mata pelajaran ini sering dibawah rata-rata nilai mata pelajaran lainnya seperti kertakes, penjaskes dan Bahasa Indonesia. lalu, bagaimanakah cara yang dapat kita lakukan agar santri yang kita didik tidak lagi membenci dan menakuti empat pelajaran yang sering dijadikan momok?
Sains alam itu sebenarnya adalah mata pelajaran yang paling asyik. Paling menarik, karena kita sebenarnya belajar diri kita sendiri. Sains alam seyogyanya tidak diajarkan kepada siswa sebagai suatu materi pelajaran yang langsung jadi, yang harus dihafalkan oleh siswa. Sains alam sebaiknya dipelajari melalui suatu proses penemuan, proses belajar sendiri dari alam sebagai objek yang dipelajari. Dalam belajar sains alam proses pembentukan pengetahuan ini harus dibangun sendiri oleh siswa berdasarkan realitas yang ada di alam, yang dibimbing atau difasilitasi oleh guru. Belajar Sains Alam merupakan suatu proses mencari tahu mengenai benda-benda, makhluk hidup dan berbagai fenomena atau kejadian alam untuk membangun pengetahuan, fakta-fakta, konsep-konsep, proses penemuan serta membangun sifat ilmiah. Dalam dunia pendidikan di sekolah dasar, sains alam atau yang lebih dikenal dengan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) merupakan wahana bagi peserta didik untuk mempelajari dirinya sendiri dan alam sekitarnya, serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pembelajaran, belajar Sains Alam harus dirancang sesuai dengan kebutuhan, karakter dan kemampuan anak didik. Tidak bisa hanya dilakukan hanya sekedar transfer ilmu (transfer knowledge) dari guru ke siswa, apalagi tingkat berpikir anak usia SD (6-12 tahun) adalah operasional konkret sehingga program pembelajaran Sains Alam SD yang tepat adalah belajar dari alam langsung sebagai objek yang dipelajari. Permodelan sangat diperlukan untuk belajar sains alam. Manusia, hewan, tumbuhan dan berbagai kejadian alam yang ada di lingkungan siswa itulah yang sebenarnya merupakan model untuk belajar. Siswa harus diajak untuk mengamati obyek alam tersebut dengan panca inderanya sendiri. Dengan demikian pembelajaran akan terasa lebih bermakna.
Dengan belajar Sains alam anak usia SD bisa dikenalkan dengan pendidikan kecakapan hidup (life skill education). Dalam hal ini siswa tidak hanya diajak untuk belajar mengetahui, mengerti dan memahami pengetahuannya mengenai alam. Tetapi siswa juga diajak untuk membiasakan diri dalam menggunakan pengetahuannya itu untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Seperti belajar bagaimana cara menggunakan, merawat dan melestarikan alam. Sehingga melalui pembelajaran sains alam siswa mampu membangun keyakinannya bahwa alam semesta diciptakan oleh Allah sehingga mampu menumbuhkan pribadi yang selalu bersyukur.

6 Responses to “Asyiknya belajar Sains Alam (IPA)”

  1. [...] Sebagai orang-orang yang berkecimpung dalam dunia pendidikan, kita tentu mengetahui benar bahwa ada mata pelajaran tertentu yang dianggap sulit, tidak memiliki daya tarik bagi sebagian siswa/anak didik. Matematika, sains alam, sains sosial dan Bahasa Inggris biasanya menduduki peringkat tertinggi dalam urusan “ditakuti dan dibenci siswa”. Keresahan guru pemegang mata pelajaran ini bukan lagi menjadi hal yang rahasia. Kenyatannya nilai ujian keempat mata pelajaran ini sering dibawah rata-rata nilai mata pelajaran lainnya seperti kertakes, penjaskes dan Bahasa Indonesia. lalu, bagaimanakah cara yang dapat kita lakukan agar santri yang kita didik tidak lagi membenci dan menakuti empat pelajaran yang sering dijadikan momok? selanjutnya [...]
  2. Ketertarikan seorang anak pada suatu bidang studi memang tak bisa dipaksakan, hal tersebut sudah merupakan nature tiap individu. Tapi, dengan mengemas pembelajaran ‘momok’ sebaik-baiknya dan menciptakan iklim kelas yang positif, penuh kehangatan, empati, dan antusiasme akan sangat membantu siswa untuk terlepas dari perasaan tertekan dengan pelajaran ‘momok’ tsb.
  3. (Dikutip dari: Harian RADAR Banjarmasin, Senin, 16 Juni 2008)
    Strategi (R)Evolusi Ilmu Sosial Milenium III
    (Kadaluarsa Ilmu: Re-Imagining Sociology)
    Oleh: Qinimain Zain
    FEELING IS BELIEVING. MULANYA teori baru diserang dikatakan tidak masuk akal. Kemudian teori tersebut itu diakui benar, tetapi dianggap remeh. Akhirnya, ketika teori itu sangat penting, para penentang akan segera mengklaim merekalah yang menemukannya (William James).
    KETIKA Dr Heidi Prozesky – sekretaris South African Sociological Association (SASA) meminta TOTAL QINIMAIN ZAIN (TQZ): The Strategic-Tactic-Technique Millennium III Conceptual Framework for Sustainable Superiority (2000) sebagai materi sesi Higher Education and Science Studies pada Konferensi SASA medio 2008 ini, saya tidak terkejut. Paradigma baru The (R)Evolution of Social Science – The New Paradigm Scientific System of Science ini, memang sudah tersebar pada ribuan ilmuwan pada banyak universitas besar di benua Amerika, Afrika, Asia, Eropa dan Australia. Pembicaraan dan pengakuan pentingnya penemuan juga hangat dan mengalir dari mana-mana.
    Contoh, dari sekian banyak masalah telah dipecahkan paradigma ini adalah menjawab debat sengit hingga kini keraguan ilmuwan sosial akan cabang sosiologi sebagai ilmu pengetahuan di berbagai belahan dunia. Tanggal 2-5 Desember 2008 nanti, akan digelar The Annual Conference of The Australian Sociological Association (TASA) 2008 di Australia, dengan tema Re-imagining Sociology. (Judul tema Re-Imagining Sociology, diambil dari judul yang sama buku Steve Fuller (2004), seorang profesor sosiologi dari Universitas Warwick, Inggris).
    Lalu, apa bukti (dan pemecahan re-imagining sociology dalam paradigma TQZ) masalah sosiologi sampai ilmuwan sosial sendiri meragukannya?
    PARADIGMA (ilmu) sosial masih dalam tahap pre-paradigmatik, sebab pengetahuan mengenai manusia tidaklah semudah dalam ilmu alam (Thomas S. Kuhn).
    Ada cara sederhana untuk menjadi ilmuwan menemukan (masalah) penemuan (dan memecahkannya) di bidang apa pun, yaitu meneliti seluruh informasi yang ada di bidang itu sebelumnya dari lama hingga terbaru. (Sebuah cara yang mudah tetapi sangat susah bagi mereka yang tidak berminat atau malas). Mengenai informasi dari buku, menurut Isadore Gilbert Mudge, dari penggunaan buku dibagi dua, yaitu buku dimaksudkan untuk dibaca seluruhnya guna keterangan, dan buku yang dimaksudkan untuk ditengok atau dirujuk guna suatu butir keterangan pasti. Keduanya punya kelebihan masing-masing. Yang pertama luas menyeluruh, yang kedua dalam terbatas hal tertentu.
    Berkaitan menonjolkan kelebihan pertama, Dadang Supardan (2008: 3-4), menyusun buku Pengantar Ilmu Sosial (Sebuah Kajian Pendekatan Struktural), cetakan pertama, Januari 2008, yang mendapat inspirasi pemikiran ilmuwan sosial Jerome S. Bruner, bahwa mata pelajaran apa pun lebih mudah diajarkan (dan dipahami) secara efektif bila struktur (fakta, konsep, generalisasi, dan teori) disiplin ilmu seluruhnya dipelajari lebih dahulu, yaitu lebih komprehensif, mudah mengingat, mengajarkan, dan mengembangkannya.
    KLAIM sah paling umum dan efektif mengajukan paradigma baru adalah memecahkan masalah yang menyebabkan paradigma lama mengalami krisis (Thomas S. Kuhn).
    Lalu, apa hubungannya buku pengangan universitas yang baik ini dengan debat keraguan sosiologi?
    Dadang Supardan (2008:98), mengutip David Popenoe, menjelaskan jika ilmu sosiologi ingin tetap merupakan sebuah ilmu pengetahuan maka harus merupakan suatu ilmu pengetahuan yang jelas nyata (obvious). Dadang mengungkap, ahli sosiologi sering menyatakan bahwa mereka banyak menghabiskan uang untuk menemukan apa yang sebenarnya hampir semua orang telah mengetahuinya. Sosiologi dihadapkan dengan dunia masyarakat yang sebenarnya tidak begitu aneh, di mana orang-orang yang secara umum sudah akrab ataupun mengenal konsep-konsep yang diperkenalkan dalam bidang sosiologi. Sebaliknya, sebagai pembanding, dalam pokok kajian pada kelompok ilmu kealaman adalah sering berada di luar dunia dari pengalaman sehari-hari. Dalam menjawab permasalahan ilmu pengetahuan alam, temuan kajiannya memberikan ungkapan dalam bahasa dan simbol-simbol di mana kebanyakan orang hampir tidak memahaminya atau benar-benar dibawa dalam pengenalan konsep yang benar-benar baru.
    Lalu, inikah bukti kekurangan sosiologi sebagai ilmu pengetahuan? Ya (salah satunya).
    Sebenarnya sangat jelas lagi, masalah sosiologi ini sudah diungkap Dadang Supardan (2008: 4) sendiri di awal dengan mengutip Bruner pula. Menurut Bruner, terdapat tiga tahapan berpikir seorang pembelajar, yaitu enactive, iconic dan symbolic. Enactive terfokus pada ingatan, lalu iconic pola pikir tidak terbatas pada ruang dan waktu, tetapi seluruh informasi tertangkap karena adanya stimulan, kemudian tingkat symbolic, dapat dianalogikan masa operasi formal menurut Piaget. Dalam tahapan terakhir, siswa (dan siapapun – QZ) sudah mampu berpikir abstrak secara keilmuan pada tingkat yang dapat diandalkan, mengingat sudah mampu berpikir analisis, sintesis dan evaluatif.
    MENOLAK satu paradigma tanpa sekaligus menggantikannya dengan yang lain adalah menolak ilmu pengetahuan itu sendiri (Thomas S. Kuhn).
    Artinya, sosiologi yang dipelajari di sekolah dan universitas tanpa perangkat simbolik selama ini kadaluarsa dan hanya dapat disebut pengetahuan saja. Dan, untuk membuktikan kekurangan sosiologi tak perlu jauh-jauh (meski boleh agar nampak jelas) dengan ilmu kealaman, cukup dengan ilmu pengetahuan mantap masih golongan (ilmu) pengetahuan sosial juga yaitu ilmu ekonomi. Bukankah ilmu ekonomi dianggap ilmu (ratunya golongan ini) karena mencapai tingkat analogi simbolik bahasa ekonomi? (Karena itulah definisi ilmu pengetahuan dalam paradigma baru TQZ bukan kumpulan pengetahuan yang tersusun secara teratur (sistematis), tetapi kumpulan pengetahuan yang tersusun secara teratur (sistematis), membentuk kaitan terpadu dari kode (symbolic), satuan ukuran, struktur, teori dan hukum yang rasional untuk tujuan tertentu. Untuk ilmu pengetahuan sosial paradigma milenium ketiga telah saya tetapkan International Code of Nomenclature TQO Employee fungsinya Operation dengan kode O, TQC Supervisor (Control-C), TQS Manager (Service – S), TQI Senior Manager (Information – I) dan Director (Touch – T)).
    Jadi, para ilmuwan sosial, sebenarnya sudah tahu sosiologi yang dipegang selama ini tidak layak disebut sebagai ilmu pengetahuan, meski belum tahu pemecahannya. Lantas, apa pentingnya solusi re-imagining sociology sekarang? Sangat pasti, salah satu cara memahami masyarakat untuk mengatasi krisis dunia (negara, bangsa, daerah, organisasi, usaha dan pribadi) yang semakin kompleks dan buntu selama ini. Dan, bagi lembaga penelitian dan pendidikan baik organisasi dan pribadi harus proaktif berbenah. Adalah fatal dan picik mengajarkan (ilmu) pengetahuan yang (kalau) sudah diketahui kadaluarsa dan salah, di berbagai universitas dan sekolah. Dunia (di berbagai belahan) sudah berubah.
    KALAU teori saya terbukti benar, Jerman akan mengakui saya sebagai seorang Jerman dan Prancis menyatakan saya sebagai warga negara dunia. Tetapi kalau salah, Prancis akan menyebut saya seorang Jerman, dan Jerman menyatakan saya seorang Yahudi (Albert Einstein).